PEGAGAN dan PULUTAN

pegagan

PEGAGAN (Centella Asiatica)

Famili :
Umbelliferae atau Apiaceae

Nama daerah :
Rumput kaki kuda, Antanan gede, Panegowang atau kisu-kisu

Pegagan terdiri dari sekitar 40 spesies dengan ragam yang berbeda-beda di Indonesia, dimana penyebarannya terbatas, kecuali C.asiatica yang penyebarannya sampai Asia Tenggara dan meluas ke berbagai negara sub-tropis.
Tanaman ini telah digunakan untuk proses penyembuhan agar lebih baik, perbaikan ingatan, kanker, kekebalan, jamu, penyakit pernafasan, perawatan penyakit pada kulit (seperti psoriasis dan eczema), memperbaiki bekas luka, nyeri haid, menguatkan urat, pembersih darah, tekanan darah tinggi, obat penenang, obat anti-stress, anti-cemas, dan perangsang, peningkat kekebalan, dan penyesuaian tubuh, dan lain-lain.

Sifat Kimiawi :
Asiaticoside, thankunside, isothankunside, madecassoside, brahmoside, brahmic acid, madasiatic acid, meso-inosetol, centellose, carotenoids, garam K, Na, Ca, Fe, vellarine, tatin, mucilago, resin, pektin, gula, vitamin B

Efek Farmakologis :
Sifatnya manis dan sejuk, anti infeksi, anti racun, penurun panas, asiaticoside dan vellarine. Daun : sebagai atringensia dan tonikum ; Pegagan dikenal untuk revitalisasi tubuh dan otak yang lelah dan untuk kesuburan wanita. Memperbaiki sirkulasi dengan revitalisasi pembuluh darah

Bagian tanaman yang digunakan :
Seluruh tanaman

Cara budidaya :
Menggunakan stolon dan akar tunggang (bonggol). Stolon berakar/bertunas dipotong-potong sepanjang 2.5 cm dan tanam langsung. Dalam 14 hari sudah tumbuh.

pegagan

Resep tradisional

  • Infeksi batu saluran kencing/kencing keruh : rebus 30 gr daun segar dgn air beras bilasan.
  • Susah kencing : Lumatkan 30 gr pegagan segar, tempel dipusar.
  • Pembengkakan hati : rebus 240-600 gr pegagan segar dan minum secara rutin 
  • Campak : Rebus 60 -120 gr pegagan segar, minum secara rutin. 
  • Bisul : pegagan segar 30-60 gr, direbus, diminum, pegagan segar dilumatkan dan ditempel ke bisul
  • Mata merah,bengkak :pegagan, cuci bersih,lumatkan dan saring, airnya diteteskan ke mata 3-4 x sehari
  • Batuk darah, muntah darah, mimisan : Rebus 60-90 gr daun segar dan diminum 
  • Batuk kering : segenggaman segar dilumatkan, peras dan ditambah air serta gula batu secukupnya lalu minum.
  • Darah Tinggi : Daun 20 lb, direbus dengan 3 gls air menjadi 2.25 gls, minum 3 x 1/4 gelas
  • Wasir : rebus 3-4 pohon pegagan dengan 2 gelas air selama 5 menit lalu diminum.
  • Keracunan gelsemium, elegans, arsenic : rebus 15-30 gr segar lalu minum


pulutan

PULUTAN (Urena lobata L)

Nama daerah:
Pungpulutan; Pungpurutan; Legetan; Polot; Kaporata

Deskripsi tanaman:
Perdu, tinggi 1-2 meter, batang berkayu, berbulu lebat, berwarna ungu. Daun tunggal, bulat telur, berbulu warna hijau sampai ungu. Bunga tunggal, di ketiak daun, warna merah. Buah kotak, tertutup rambut seperti sikat warna cokelat, biji, segitiga putih

Habitat:
Tumbuh pada tanah sedikit cahaya matahari, tidak lembab pada dataran rendah hingga 1750 m dpl

Bagian tanaman yang digunakan: Akar ; Seluruh bagian tanaman

Kandungan kimia: Alkaloid; Garam kalium

Khasiat: Antiinflamasi; Antirematik; Hemostatik; Antipiretik

Nama simplesia: Urenae lobatae Radix, Urenae lobatae Herba

pulutan

Resep tradisional:

Disentri, Sakit perut, Demam

  • Akar pulutan 2 jari tangan
  • Tepung garut 1 sendok makan
  • Air 2 gelas
  • Direbus sampai mendidih
  • Diminum sebagai pengganti minum air teh

0 Response to "PEGAGAN dan PULUTAN"

Posting Komentar

wdcfawqafwef